Name: LAPSAC
Mean: Tote bags with padded laptop pouch
Price: $62 (!!)
Source: NANDA
Question: When can I have it?…:D
Mean: Tote bags with padded laptop pouch
Price: $62 (!!)
Source: NANDA
Question: When can I have it?…:D
Kalo gue di tes connecting word in a few second asosiasi gue untuk “sang Pemimpi” adalah hmm..”buku” or “laskar pelangi” or “andrea hirata” or “Ikal” or event “Haji Rhoma Irama”..hihihi..
An interesting and complete feelin’ book, yang membuat gue berkerut2 (ini terjadi terutama kalo ada teori2 kuliah yg sumpe gue ud buang jauh dr otak gue); tersenyum tipis (huek); tersenyum; terseyum lebar; terkikik2 (connecting word with haji rhoma irama, kegilaan Arai dan Jimbron);sedih;mengeluarkan airmata dan menenggakkan leher demi tidak menetes ke pipi (terutama tentang ayah dan friendship things).
Gue beli buku ini setelah mengalami mati penasaran dengan kelanjutan buku “laskar pelangi”. “Laskar Pelangi” yang TADINYA gue pinjem dari papah demi mengisi kekosongan waktu di perjalanan ke Warsaw (yg akhirnya cuma sekedar dibawa dan ditelantarkan karena gue lebih memilih “Dalam Mihrab Cinta” -yang TIDAK seperti karya Habib yang lain- untuk dibaca).
Akhirnya – setelah menunggu duit ekstra hasil memeras otak dan keringat karena terlibat di kegiatan PARIS – gue beli deh ’sang pemimpi’ di stasiun gambir..harganya sih sama aja dgn Gramed. udh gue nikmat dan hayati bacanya, tapi tetep aja CUMA diperlukan 7 kali rute perjalanan naek kereta pakuan (bgr-jkt-bgr), yang berarti 3,5 hari perjalanan DOANG. “sang pemimpi” memang terlalu tipis untuk memenuhi keinginan dan kebiasaan gue, it’s only 272 pages.hiks.hari ini gue kehilangan hiburan karena belum sempet beli “the Edensor”, the 3rd book.
Few quotes from the book:
I think I should re-read this book to find another great qoutes…
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Officially born on June 16 2008. I imported all my post in my www.kopi-addict.blogspot .com to here.
Love the new theme in me!
Hari jumat sore, di menit2 akhir menjelang pulang. Wiken. Asik bisa maen dua harian full bareng Kei.
Gue lagi bantuin sedikit2 proyek OSEC (SIPPO), bantuin aj, what d hell lah, mo jadi pergi ato kaga jadi yg penting killing time..(tapi kalo jadi..ke BALI!! whoa..do we have to fight to a beautiful place to escape ?).
Beberapa hari ini ga ada kerjaan menarik, gue cuma berkutat ngulik2 blog orang.
menjadi traveler di dunia blog, membaca blog satu, connecting dgn blog lainnya, mulai dari blog emak2, masak-memasak, nyari resep sampe butek dan kepengen ikutan kursus bikin kueh, blognya mrs. cupcakes yang bikin pengen ngorder buat ultah sapa kek, blog traveler’s yang potonya oke2 bgt (yg inspire me to explore the world dan explore great products), sampe ke blog wartawan sindo yang bikin gue pengen belajar nulis runtut, rapi teratur dan mudah dimengerti disertai jalan ke beberapa tempat seru(kapan ya belajar menulis), dan yang gue blm baca (tugas hari senin nih) blog aktivis islam (boleh gue bilang gini?).
EXPLORE, EXPLORE dunia lewat blog. asik, walo bikin mata sepet kebanyakan liat layar kompie, masih untung gue pake kacamata yg anti radiasi kompie instead of softlense. Dan masih untung dikantor baru ini gue bisa occupy 1 kompie yang lumayan baru dan jauh dari lemot. Jadi bisa sampe belekan ngulik2 blog, dan meninggalkan BANYAK inspirasi.
Kondisi meja di kantor baru modelnya cubicle gitu, gue pikir perlu di re layout nih barang2 gue yang sekardus besar itu dan belum sempet (atau males) gue bongkar.
ngulik2 webste diatas bikin gue menelan ludah..ih lucu bgt siy stationerynya..dan ber-wishes2 ria.liat aja key-ring cat ini, ato kardus cat ini, atau post it cat ini, ato binder cat ini, semua2nya serba kucing. Kalo gue bawa pulang ke rumah pasti Kei seneng bgt, dengan gaya manggil2 kucing dan mulutnya ngoceh “tus..tus” (puss..puss) dan ga bisa bobo deh. Lagian kapan juga mo bawa pulangnya, beli aja belum tau kapan…
Aduh gue pusing, kalo harus dipaksa berpikir, sementara TV di belakang meja gue volumenya dibesarkan seseorang, demi menonton review Euro 08 yang GA PENTING itu.
Ya sudah, gue turn down the volume again, as soon as possible. .(walopun nanti gue gedein lagi kalo acara gosip..dasar manusia, nilai2 egois kaga akan pernah luntur!hehehe)
Eh ada theme song nya Euro..(watch this trix n flix from youtube), kalo Kei lagi nonton di rumah, pasti dia joget2 depan tipi deh.., Kelakuan tu anak..kalo kedengeran theme song Euro, bela2in lari dari halaman demi joget2 di depan tipi..taunya begitu sampe iklannya udh selese..hihihih..
Ini nih yang bikin gue semangat kerja..(masya sih mom, bukannya sebaliknya..jadi males berangkat..??hikshiks..)
Wanted: SEMANGAT berpikir.
Undangan seminar di acara PPBI tgl 4&5 Juni. Awalnya agak miris juga, datang bukan sebagai panitia tp peserta. Maklum, di saat BBm naek dan kebutuhan akan duit semakin tinggi, kita hrs kreatif ada di kepanitiaan ini itu..hehehe..(PNS banget sih
)
MENARIK, mungkin karena pembicaranya, atau karena moderator gilanya.., atau karena temanya, atau karena semangat pesertanya, atau karena menjadi semacam PENCERAHAN buat anak2 muda PNS yang terlalu sering berkutat di kantor..??(gue tau lu2 mo koreksi kata “muda” kan?) hehehe.. Tapi buat gue, semua unsur itulah yang menjadikan nya MENARIK.
Menghadirkan beberapa pembicara, diantaranya sekelas menteri dan bekas (bukan mantan) menteri (Mr. Joop Ave, yang emang dari dulu kerjanya mengobarkan semangat nasionalisme peserta seminar). Sedikit tersirat betapa menteri2 ini membela dengan sangat pemerintahan sekarang ini (ya iya dong..masa ya iya dehhhh..), secara mereka adalah representative SBY di bidangnya masing2. Dan, pembicara lainnya, mungkin terbaik di bidangnya masing2. Yang menarik dua orang ITB itu loh, satu rektor (Pak Djoko santoso), hmm, gue tau, orang yang sangat pinter akan membuat kalimat njelimet menjadi sederhana dan mudah dimengerti kan pak. And yes, he did. Satunya lagi adalah Onno W Purbo, yang berhasil membuat internet 24 jam di lingkungannya (RT/RWnet) dan sudah mendunia dengan internet wirelessnya. Ceramah Pak Onno ini membuat gue dan anak2 laen terkikik2 dan tersadar untuk segera mengapdet blog gue..hehehe.
Yang dijadiin bahan bahasan adalah seputar ekonomi kreatif “Warisan Budaya Bangsa Inspirasi Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia”. Loh apa hubungannya warisan budaya dan IT?
Well, ekonomi kreatif bertumpu pada 14 subsektor industri kreatif yaitu periklanan, penerbitan dan percetakan, siaran televisi dan radio, film, video dan fotografi, musik, seni pertunjukkan, arsitektur, desain, fesyen, kerajinan, pasar barang seni, permainan interaktif, layanan komputer dan piranti lunak, serta penelitian dan pengembangan.
Creative economy, the fact:
Kontribusi terbesar untuk PDB dari subsektor industri kreatif (2006):
-dunia mode sebesar 43,71 persen atau senilai Rp 45,8 triliun;
-kerajinan sebesar 25,51 persen atau senilai Rp 26,7 triliun;
-periklanan sebesar 7,93 persen atau senilai Rp 8,3 triliun.
-Serapan tenaga kerja selama 2002-2006, 5,4 juta pekerja dan menyumbang Rp 81,5 triliun
-atau 9,13 persen terhadap total ekspor nasional.
-sumbangan ekonomi kreatif pada PDB sebesar 6,4 persen.
Kalo mau diceritain sih, masih panjang lebar deh..lebih baik digambarkan saja.
tiga foto diatas gue ambil dari website depdag, yang akan dipajang di website forever..hehehe, dan walopun cuma tampak samping..tapi tetep okeh kan?

Pulangnya gue bersyukur ga jadi panitia, karena bisa jalan2 keliling arena pameran, poto bareng anak2 dan hunting barang kreatif (yang totally cuma buat Kei doang!). Fotonya yang layak jual cuma dua itu, maklum yg bawa kamera bukan gue (jadi gue ga bisa poto ulang jika ada kesalahan posisi muka gue..hehehe)
Satu hal yang pasti diberi anggukan kencang oleh suami gue:
Dari poling iklan 100 tahun kebangkitan nasional di harian Kompas 19 Mei 2008, dan dipublikasi hari ini. Ada satu harapan yang bikin gue jg lama2 terangguk2 tanda setuju:
Pemimpin yang saya harapkan:
“DIKTATOR, OTORITER, TIDAK PANDANG BULU, BERKHARISMA, KARENA UNTUK MEMUTARBALIKKAN WATAK RAKYAT INDONESIA YANG CUEK, PEMALAS, DAN KEPALA BATU, TENTU DIPERLUKAN PEMIMPIN YANG SANGAT KERAS.” (Yenny K, Bandung)
Seiirng dengan kepremanan yang merajalela akhir2 ini, setelah orde reformasi, demo mahasiswa yang berasa disusupi preman pasar ini dan itu, rasanya memang perlu pemimpin dengan killer instinct…hehehe..yang mampu mendisiplinkan rakyat. Seengganya untuk belajar ngantri yang tertib teratur di halte busway Kampung Melayu!!! (Pemimpin kan bisa juga Kepala Halte Busway Kampung Melayu). Karena kedisiplinan berawal dari hal yang kecil. Itu aja harapan gue.
Ada juga yang harapannya menjadi sesuatu hil yang mustahal, terutama di bumi Indonesia ini:
“Good in everything, maybe like SUPERMAN”..
Kebanyakan nonton film2 superhero kali, tapi mampu membuat gue sedikit terhibur (ya, habis harapan yang lain berat-berat sih..)
Hari pertama di kantor baru, malah ga bisa menikmati gara-gara disuruh bikin laporan Warsaw dan standby di lt 5 Kramat. Yup, tempat bos berada dan blm ikut pindah.
Dan disini gue ga kepengen ngebahas prosesi pembuatan laporan yang penuh dengan omelan dan air mata itu..(halah..hiperbola bgt), tapi pengen cerita tentang WARSZAWA!!
Mulai darimana aja gue masih bingung.., makanya ga jadi2 ceritanya.